Responsive Ad Slot

Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label event. Tampilkan semua postingan

Festival Budaya Meriahkan Kawasan Lapangan Simpang Lima

Kawasan Lapangan Simpang Lima kembali dipenuhi ribuan warga yang ingin menikmati kemeriahan festival budaya yang digelar di pusat Kota Semarang. Acara tersebut menjadi salah satu agenda yang berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, keluarga, hingga wisatawan yang sedang berkunjung ke kota ini.

Suasana Festival di Simpang Lima
Gambar 1. Suasana Festival di Simpang_Lima

Sejak sore hari, masyarakat mulai berdatangan untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang disiapkan oleh panitia. Panggung utama yang berdiri megah di area lapangan menjadi pusat perhatian pengunjung. Berbagai kesenian tradisional ditampilkan secara bergantian, menciptakan suasana meriah yang jarang ditemui dalam kegiatan sehari-hari.

Festival budaya ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi para seniman lokal untuk menampilkan karya mereka kepada publik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya daerah kepada generasi muda yang mulai jarang bersentuhan dengan kesenian tradisional.

Pemerintah daerah bersama berbagai komunitas budaya menyelenggarakan acara ini sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan sektor pariwisata kota. Dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, festival ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk datang dan menikmati suasana kota yang kaya akan tradisi.

Tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik lainnya seperti pameran kerajinan tangan, bazar kuliner tradisional, serta berbagai aktivitas interaktif yang dapat diikuti oleh pengunjung. Hal ini membuat festival budaya di kawasan Simpang Lima menjadi salah satu acara yang paling dinantikan oleh masyarakat setiap tahunnya.

Antusiasme Warga Padati Lapangan Simpang Lima

Antusiasme masyarakat terhadap festival budaya ini terlihat sangat tinggi. Sejak awal acara dimulai, kawasan Lapangan Simpang Lima dipenuhi oleh ribuan warga yang datang untuk menikmati berbagai pertunjukan seni yang disuguhkan.

Warga Memadati Lokasi Acara
Gambar 2. Warga Memadati Lokasi Acara

Banyak pengunjung yang datang bersama keluarga untuk menghabiskan waktu di akhir pekan. Anak-anak tampak antusias melihat berbagai pertunjukan seni yang mungkin jarang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, orang dewasa menikmati suasana santai sambil menyaksikan pertunjukan budaya yang berlangsung di panggung utama.

Salah satu pengunjung, Rina (27), mengaku sangat senang dengan adanya festival budaya di pusat kota. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan hiburan sekaligus pengetahuan tentang budaya Indonesia yang sangat beragam.

“Acara seperti ini bagus sekali karena kita bisa melihat berbagai kesenian tradisional secara langsung. Selain menghibur, juga membuat kita lebih mengenal budaya daerah,” ujarnya.

Selain warga lokal, festival ini juga menarik perhatian wisatawan dari luar daerah. Banyak pengunjung yang datang dari kota sekitar untuk menikmati suasana festival sekaligus berkunjung ke berbagai tempat wisata yang ada di Semarang.

Kemeriahan acara semakin terasa ketika malam hari tiba. Lampu panggung yang berwarna-warni berpadu dengan alunan musik tradisional menciptakan suasana yang sangat meriah. Para penonton tampak menikmati setiap pertunjukan yang ditampilkan oleh para seniman.

Keberadaan festival ini juga memberikan ruang bagi komunitas seni untuk menampilkan karya mereka. Berbagai kelompok seni dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam acara tersebut, menambah keberagaman pertunjukan yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Ragam Pertunjukan Seni Tradisional Tampil Memukau

Salah satu daya tarik utama dari festival budaya ini adalah berbagai pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan. Beragam kesenian daerah dipentaskan secara bergantian, mulai dari tari tradisional hingga pertunjukan musik khas daerah.

Penampilan Seni Tradisional
Gambar 3. Penampilan Seni Tradisional

Pertunjukan tari tradisional menjadi salah satu penampilan yang paling menarik perhatian penonton. Para penari tampil dengan kostum berwarna-warni yang indah, diiringi oleh alunan musik gamelan yang khas. Gerakan tari yang penuh makna membuat penonton terpukau dan memberikan tepuk tangan meriah setelah pertunjukan selesai.

Selain tari tradisional, festival ini juga menghadirkan pertunjukan wayang yang mengangkat kisah-kisah klasik dari dunia pewayangan. Pertunjukan ini menjadi salah satu bentuk hiburan yang tidak hanya menghibur tetapi juga sarat dengan pesan moral.

Beberapa komunitas seni juga menampilkan pertunjukan kolaborasi antara seni tradisional dan modern. Inovasi ini bertujuan untuk membuat kesenian tradisional lebih mudah diterima oleh generasi muda tanpa menghilangkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Menurut sejumlah sumber, kegiatan budaya seperti festival seni dan pertunjukan wayang memang sering digelar di kawasan Simpang Lima sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus menghidupkan ruang publik di pusat kota.

Tidak hanya itu, festival ini juga menghadirkan pertunjukan musik tradisional yang dimainkan oleh para seniman lokal. Alunan musik gamelan yang khas membuat suasana semakin hidup dan memberikan pengalaman budaya yang unik bagi para pengunjung.

Dengan menampilkan berbagai jenis kesenian tradisional, festival ini berhasil menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Festival Budaya Dorong Ekonomi Kreatif Pariwisata

Selain menjadi ajang hiburan, festival budaya juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual berbagai produk mereka.

Stand UMKM dan Kuliner
Gambar 4. Stand UMKM dan Kuliner

Di sepanjang area festival, pengunjung dapat menemukan berbagai stan kuliner yang menawarkan aneka makanan khas daerah. Aroma makanan yang menggugah selera membuat banyak pengunjung tertarik untuk mencicipi berbagai hidangan yang tersedia.

Beberapa makanan khas seperti Lumpia Semarang, Tahu Gimbal, dan Wingko Babat menjadi favorit para pengunjung. Kehadiran berbagai makanan tradisional ini menambah daya tarik festival bagi masyarakat.

Selain kuliner, berbagai produk kerajinan tangan seperti batik, aksesoris, dan souvenir juga turut dipamerkan dalam festival ini. Produk-produk tersebut banyak diminati oleh pengunjung yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas daerah.

Kegiatan seperti ini memberikan peluang bagi para pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan pendapatan mereka. Banyak pedagang yang mengaku mengalami peningkatan penjualan selama festival berlangsung.

Di sisi lain, festival budaya juga mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Semarang. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati suasana festival sekaligus mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada di kota tersebut.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang, sektor pariwisata kota juga ikut terdorong. Hotel, restoran, dan berbagai tempat wisata lainnya turut merasakan dampak positif dari penyelenggaraan festival budaya.

Upaya Melestarikan Budaya di Tengah Modernisasi

Di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi yang semakin pesat, pelestarian budaya menjadi tantangan tersendiri. Banyak generasi muda yang mulai kurang mengenal kesenian tradisional karena lebih tertarik pada budaya populer dari luar negeri.

Generasi Muda dan Budaya
Gambar 5. Generasi Muda dan Budaya

Oleh karena itu, penyelenggaraan festival budaya menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui acara seperti ini, masyarakat dapat melihat langsung berbagai bentuk kesenian tradisional yang mungkin jarang mereka temui.

Pemerintah daerah bersama komunitas seni terus berupaya menjaga keberlangsungan tradisi melalui berbagai kegiatan budaya. Festival yang digelar di ruang publik seperti Simpang Lima dinilai mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Selain itu, festival juga menjadi ruang bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem seni dan budaya di daerah.

Dengan semakin banyaknya kegiatan budaya yang digelar, diharapkan generasi muda dapat lebih mengenal dan mencintai budaya bangsa. Hal ini penting agar warisan budaya yang dimiliki Indonesia dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kesimpulan

Festival budaya yang digelar di kawasan Lapangan Simpang Lima Semarang berhasil menghadirkan suasana meriah yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Ribuan pengunjung datang untuk menikmati beragam pertunjukan seni tradisional, mencicipi kuliner khas daerah, serta melihat berbagai produk kerajinan yang dipamerkan oleh para pelaku UMKM.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana penting dalam upaya melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Dengan menghadirkan berbagai kesenian tradisional dalam ruang publik, festival budaya mampu memperkenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda.

Selain itu, festival ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang memanfaatkan momentum acara untuk memasarkan produk mereka. Kehadiran wisatawan dari luar daerah juga turut mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kota Semarang.

Melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, festival budaya di kawasan Simpang Lima diharapkan dapat terus diselenggarakan secara rutin. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberagaman budaya serta memperkuat identitas kota sebagai salah satu pusat kebudayaan di Indonesia.


Motivasi Diri: 3 Alasan Wajib Hadir di Event Bisnis

 


Ruangan Seminar, Gerbang Menuju Versi Terbaik Diri Anda

Halo para Pembelajar Sejati dan Pencari Peluang!

Dalam rutinitas harian, kita seringkali merasa stagnan. Bekerja di kantor, menjalankan bisnis dari rumah, semua terasa monoton. Kita tahu harus berubah, tapi tidak tahu harus mulai dari mana.

Jawabannya sederhana: Hadirlah di Event.

Banyak orang mengira event bisnis atau seminar hanyalah tempat buang-buang waktu, mahal, atau sekadar ajang pamer selfie. Padahal, bagi mereka yang bermental sukses, event adalah ruang akselerasi, tempat di mana informasi satu jam bisa bernilai pengalaman satu tahun.

Motivasi terbesar yang bisa kami berikan hari ini adalah: Jadikan event sebagai investasi wajib untuk pertumbuhan pribadi dan profesional Anda. Artikel ini akan membongkar tiga alasan kuat mengapa Anda wajib hadir di event dan bagaimana memaksimalkan kehadiran Anda.

Pilar 1: Mengapa Event adalah Short-Cut Keberhasilan Anda

Event adalah lingkungan yang didesain untuk merangsang otak Anda. Ini adalah short-cut yang legal menuju kesuksesan.

Motivasi: Membeli Kepercayaan Diri dan Visi

Ketika Anda melihat speaker sukses di panggung, Anda bukan hanya mendengarkan tips. Anda sedang membeli kepercayaan diri. Anda melihat, "Jika mereka bisa, saya juga pasti bisa!" Lingkungan event yang penuh energi positif secara alami akan menyuntikkan motivasi dan visi baru ke dalam diri Anda.

Perbedaan Antara Online dan In-Person

Mendengarkan podcast atau menonton webinar memang bagus, tetapi interaksi fisik di event in-person tidak tergantikan. Di sanalah peluang tidak terduga muncul, percakapan santai di sela-sela kopi bisa menghasilkan ide brilian, dan jabat tangan terasa lebih mengikat. Jangan sepelekan kekuatan interaksi manusia.

Pilar 2: Tiga Alasan Kuat Wajib Hadir di Event

Inilah tiga manfaat fundamental yang akan Anda dapatkan dari setiap event bisnis yang Anda hadiri:

Alasan 1: Networking — Mengakses Lingkaran Puncak Sukses

Networking bukanlah tentang mengumpulkan kartu nama, melainkan tentang membangun hubungan yang bernilai. Di event, Anda bertemu dua jenis orang penting:

Pakar dan Pembicara: Event memberi Anda kesempatan unik untuk berinteraksi langsung (tanya jawab atau saat istirahat) dengan orang-orang yang biasanya hanya bisa Anda lihat di majalah. Motivasi Anda harus: Siapkan pertanyaan yang spesifik dan berdampak.

Sesama Peserta: Mereka adalah rekan sejawat Anda, calon mitra bisnis, atau bahkan calon pelanggan terbaik. Jaringan ini sangat berharga, karena Anda berada di tengah orang-orang yang memiliki visi pertumbuhan yang sama. Semakin banyak Anda berjejaring, semakin banyak pintu peluang yang terbuka.

Alasan 2: Belajar Skill dan Tren Terbaru Secara Real-Time

Dunia bisnis bergerak sangat cepat. Strategi yang sukses tahun lalu mungkin sudah usang hari ini.

Ilmu Up-to-Date: Event menghadirkan pembaruan industri secara real-time. Anda akan mendapatkan wawasan mengenai tren teknologi terbaru, perubahan regulasi, atau strategi pemasaran yang sedang viral, langsung dari sumbernya. Pengetahuan ini adalah keunggulan kompetitif yang tidak bisa Anda dapatkan hanya dari buku lama.

Studi Kasus Langsung: Banyak event menyajikan studi kasus kegagalan dan kesuksesan yang sangat detail. Belajar dari kegagalan orang lain adalah motivasi paling murah. Anda bisa menghindari kesalahan yang memakan biaya miliaran hanya dengan mendengar pengalaman pahit orang lain.

Alasan 3: Mendapatkan Validasi dan Benchmarking Diri Sendiri

Event berfungsi sebagai cermin untuk bisnis dan diri Anda.

Validasi Ide: Punya ide gila untuk bisnis baru? Presentasikan secara singkat saat networking. Reaksi dan masukan dari profesional di event bisa menjadi validasi apakah ide Anda layak dijalankan atau perlu dirombak total.

Benchmarking: Anda akan melihat di mana posisi bisnis Anda dibandingkan dengan kompetitor atau pemain industri lain. Jika Anda merasa tertinggal, ini adalah motivasi yang kuat untuk segera berbenah. Jika Anda merasa unggul, ini adalah dorongan untuk mempertahankan atau bahkan mempercepat laju pertumbuhan Anda.

Pilar 3: Strategi Maksimalisasi Hadir di Event

Bagaimana agar kehadiran Anda di event tidak sekadar buang-buang uang dan waktu? Terapkan strategi ini:

Persiapan Sebelum Event: Tentukan Target Jelas

Jangan datang tanpa tujuan. Tentukan minimal tiga target sebelum memasuki ruangan event:

Siapa yang Harus Ditemui? Riset daftar pembicara atau peserta yang relevan.

Apa yang Harus Dipelajari? Fokus pada satu atau dua sesi yang paling relevan dengan masalah bisnis Anda saat ini.

Apa Output yang Diharapkan? Apakah Anda ingin pulang membawa 5 kontak baru, atau satu strategi pemasaran yang spesifik?

Aksi Selama Event: Be Present dan Proaktif

Matikan notifikasi! Saat di event, fokuslah 100%. Jangan hanya duduk pasif.

Ikuti Sesi Tanya Jawab: Berani bertanya, terutama pertanyaan yang menunjukkan Anda telah memikirkan masalah tersebut secara mendalam. Ini akan menarik perhatian pembicara dan peserta lain.

Pendekatan Cerdas: Saat networking, jangan langsung menjual produk Anda. Mulailah dengan pujian tulus tentang talk mereka atau tanyakan pendapat mereka tentang tren industri. Bangun hubungan dulu, baru bicara bisnis.

Tindak Lanjut Setelah Event: The Real Success

Kesuksesan sejati dari event terjadi setelah Anda pulang.

Tindak Lanjut Cepat: Dalam waktu 24-48 jam, kirimkan email personal ke semua kontak baru Anda. Ingatkan mereka di mana Anda bertemu dan usulkan langkah tindak lanjut yang spesifik.

Terapkan Ilmu: Pilih satu atau dua ide/strategi terbaik yang Anda dapatkan dan langsung terapkan di bisnis Anda. Motivasi tanpa aksi hanya akan jadi catatan indah di buku Anda.

Penutup: Jadikan Setiap Event Sebagai Batu Loncatan

Jangan biarkan keterbatasan waktu atau biaya menjadi penghalang. Anggaplah biaya tiket event sebagai investasi langsung untuk skill dan jaringan Anda.

Setiap event yang Anda hadiri adalah kesempatan untuk meng-upgrade versi diri Anda, menjalin koneksi yang tak ternilai, dan mendapatkan motivasi yang dibutuhkan untuk melompat lebih tinggi.

Motivasi adalah bahan bakar. Event adalah pompa bensinnya. Segera cari tahu event industri terdekat yang akan datang dan daftar sekarang juga!

Siapkah Anda mengubah daftar event Anda menjadi daftar kesuksesan?


Credit :
Penulis : Salman Afif
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay     

Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali

 

Demak (13 Maret 2024) Festival megengan dan  Kirab Budaya Kota Wali merupakan salah satu tradisi unik yang dimiliki kabupaten Demak yang sering disebut Kota Wali ini Biasanya tradisi ini dilakukan tiap tahun untuk menyambut bulan suci ramadhan. Setiap tahunya acara tradisi ini berjalan dengan meriah dengan berbagai rangkaian acara yang salah satunya dapat mengembangkan bakat dan kreatifitas para pemuda pemudi di Demak.
Senin,11 maret 2024 dilaksanakanya acara Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali tidak kalah meriah dari tahun tahunn Dengan dihadiri Ribuan pengisi acara, Tradisi Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali ini sukses dengan meriah.
Berikut berbagai acara yang dihadirkan pada Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali pada senin, 11 maret 2024
 
·         Delegasi seni Flashmoob Ceria
·         Kota Semarang PKK -DWP-I2SD
·         Kota Salatiga Padma Baswara
·         Kab. Semarang
 ·         Fashion Muslim Wear
·         Paraller Entertaiment
·         Naja The Label
·         Ewilla; Yousee; Batik Netra
 
Tampilan Menarik Lainya
·         Warga demak Band – HARPI Melati Kab Demak
·         Sanggar Damara Kencana Laris – Manten Sunat
·         Serta Penampilan Menarik Dari Adik-Adik Sekolah
·         MA Sholahuddin – MAN Demak – MTs NU Demak – MTs Negeri 3 Demak
·         KOSTI Demak – Komunitas Batik -PSHT
Tradisi Festival Megengan Kirab Budaya Kota Wali Demak juga menghadirkan Barongan Kusumojoyo yang akan ikut memeriahkan acara tersebut.
Panggung Kehormatan Depan Gedung TIC (alun-alun Demak)
Rute Kirab Budaya :

Start depan Bank Jateng-SMPN 2 Demak-Pecinan- Kodim 07016-Depan Pendopo Kab Demak-Jl.
Panjang Jimat-Telkom-Finish Kauman
Acara ini berlangsung Pukul 12.30 – 17.00 WIB/.

Liputan Oleh : Ike Oktaviana Puspitasari
Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Unisfat

DESIMINASI HASIL PENELITIAN KABUPATEN DEMAK


Demak, 6 Maret 2024 – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Demak menyelenggarakan Desiminasi Hasil Penelitian pada hari Senin (6/3/2024) di Balitbangda Demak. Acara ini bertujuan untuk menyebarkanluaskan hasil penelitian kepada para pemangku kepentingan di Kabupaten Demak.

Acara dibuka oleh Kepala Balitbangda Demak, Masbahatun Niamah. S.Si.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa desiminasi hasil penelitian ini sangat penting untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Demak. Beliau berharap agar hasil penelitian yang didesiminasikan dapat bermanfaat bagi para pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan dan program pembangunan di Kabupaten Demak.

Desiminasi Hasil Penelitian ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu:

  1. Dr. E. Caroline, SE, M.Si dari UNISFAT Demak tentang Kajian Green Economy Partnership Sektor Pertanian Kabupaten Demak
  2. Radit Wahyu H, S.T dari Konsultan Terakota tentang Kajian UMKM Kabupaten Demak
  3. Sri Umiatun, S.Sos, M.Si dari UNISFAT Demak tentang Kajian New Ecovillage dari Kawasan Pesisir Demak yang terdampak pembangunan jalan tol Semarang-Demak

Para narasumber memaparkan hasil penelitiannya dengan detail dan menarik. Para peserta desiminasi sangat antusias mengikuti acara ini dan mengajukan banyak pertanyaan kepada para narasumber.

Kepala Balitbangda Demak, Masbahatun Niamah. S.Si., menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dan para peserta desiminasi. Beliau berharap agar desiminasi hasil penelitian ini dapat menjadi ajang untuk menjalin kerjasama dan sinergi antara para pemangku kepentingan dalam membangun Kabupaten Demak yang lebih baik. (CH)

BEM UNISFAT DAN UNISFAT CODING CLUB MENGADAKAN PELATIHAN PEMBUATAN APLIKASI BERBASIS WEB DENGAN FRAMEWORK LARAVEL( basic )



Demak, 10 Maret 2024 – Universitas Sultan Fatah Demak (Unisfat) menyelenggarakan pelatihan pembuatan aplikasi web dengan framework Laravel pada hari Minggu (10/3/2024) di Kampus Unisfat. Pelatihan ini diikuti oleh 17 peserta yang merupakan Siswa SMA Sederajat, mahasiswa dari berbagai program studi di Unisfat dan peserta tingkat Umum

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membangun aplikasi web dengan framework Laravel. Framework Laravel merupakan salah satu framework PHP yang populer dan banyak digunakan oleh para developer web.

Acara ini dibuka oleh Rektor Unisfat, Dr. Mohhamad Kusyanto, MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan siswa SMA sederajat, mahasiswa dan masyarakat Umum dalam era digital ini. Beliau berharap agar para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk membangun aplikasi web yang bermanfaat.

Pelatihan ini menghadirkan Eko Siswanto, S.Kom, M.Kom dari Universitas STEKOM Semarang sebagai narasumber. Beliau merupakan seorang pakar di bidang pengembangan aplikasi web dengan framework Laravel.



Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi:

  1. Pengenalan framework Laravel
  2. Struktur dan dasar-dasar Laravel
  3. Routing dan controller
  4. Blade templating
  5. Eloquent ORM
  6. Validasi dan autentikasi

Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru dalam membangun aplikasi web dengan framework Laravel.

Ketua panitia pelatihan, Muhammad Saifudin Amin, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu program kerja dari UCC (Unisfat Coding Club). UCC merupakan sebuah komunitas di Unisfat yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan bakat mahasiswa di bidang pemrograman.

“Kami berharap pelatihan ini dapat bermanfaat bagi para peserta dan dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam membangun aplikasi web,” ujar Muhammad Saifudin Amin.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Unisfat (BEM) Sdr. Nita

SPONSOR ACARA, yaitu UNISFAT, BEM UNISFAT, UCC, dan OBYEK WISATA TAMAN SARDI KUDUS

Megengan: Tradisi Penyambutan Bulan Ramadan Penuh Makna di Kabupaten Demak



Demak (7/03/2024) Kabupaten Demak, yang dikenal sebagai Kota Wali, memiliki tradisi unik dalam menyambut bulan Ramadan. Tradisi tersebut bernama Megengan, berasal dari bahasa Jawa yang berarti "menahan".

Tradisi Megengan dilaksanakan setiap tanggal 1 Ruwah (sebelum memasuki bulan Ramadan) sebagai pengingat dan persiapan diri bagi masyarakat Muslim untuk menyambut bulan suci. Biasanya, Megengan dirayakan dengan berbagai kegiatan, seperti:

  1. Membuat dan berbagi "lepet": Lepet merupakan makanan khas yang terbuat dari beras ketan, diisi dengan unti kelapa atau kacang hijau, lalu dibungkus dengan daun pisang. Masyarakat Demak biasanya saling berbagi lepet sebagai wujud kebersamaan dan silaturahmi.
  2. Ziarah kubur: Masyarakat ziarah ke makam leluhur dan mendoakan mereka. Ini menjadi bentuk penghormatan dan pengingat akan pentingnya silaturahmi, baik dengan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.
  3. Shodaqoh dan santunan: Kegiatan berbagi kepada sesama, seperti memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, menjadi bagian penting dari Megengan. Ini sebagai wujud kepedulian sosial dan berbagi berkah menjelang bulan Ramadan.

Megengan sebagai Warisan Budaya Tak benda

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Republik Indonesia mengakui Megengan sebagai Warisan Budaya Takbenda nasional. Pengakuan ini semakin memperkuat nilai penting tradisi ini dalam kehidupan masyarakat Demak.

Melestarikan tradisi Megengan tidak hanya sekedar mempertahankan budaya, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial, meningkatkan ketakwaan, dan mempersiapkan diri secara spiritual menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Yuk, Rayakan Megengan dengan Penuh Makna!

Bagi Anda yang berada di Kabupaten Demak atau berkesempatan berkunjung saat Megengan, tidak ada salahnya untuk turut serta dalam perayaan ini. Anda dapat merasakan kentalnya budaya lokal, menikmati lezatnya lepet, dan tentunya semakin mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadan dengan penuh hikmah. (NB)

BEM UNISFAT MENGGELAR OPEN DONASI PEDULI BENCANA BANJIR DEMAK - GROBOGAN

 Assalammualaikum Wr.Wb


Ayo ulurkan tanganmu untuk peduli sesama saudara kita yang terkena bencana alam "BANJIR BANDANG DEMAK DAN KECAMATAN GUBUG, GROBOGAN. SEKITARNYA"

OPEN DONASI

7 Febuari s.d 12 Febuari 2024

Melalui:

MANDIRI 

a.n Issyaroh 1840005659915 

BRI 

a.n Mita 001601128648507

BNI

 a.n Mita

1376617723 

DANA 

a.n Risma 

Aulia 087742870720 

Kirimkan Bukti Transfer ke:

Issyaroh : 08817495516

Risma Aulia: 087742870720

Sayembara Logo Bappenas RI Berhadiah 160 Juta



Mari maknai perencanaan pembangunan nasional dengan berpartisipasi dalam #SayembaraLogo Kementerian PPN/Bappenas dan jadilah bagian dari sejarah penguatan identitas.


Logo harus merefleksikan tugas, fungsi, serta visi dan misi Kementerian PPN/Bappenas. Simak syarat dan ketentuan selengkapnya melalui sayembara.bappenas.go.id




Kami tunggu karyamu hingga Sabtu, 31 Desember 2022. Raih apresiasi senilai total 160 juta rupiah dan ukir namamu sebagai pencipta logo Kementerian PPN/Bappenas

Hasil Kajian Kebijakan Program Percepatan Penurunan Stunting


Salah satu output dari kegiatan pendampingan perguruan tinggi dalam program percepatan penurunan stunting adalah kajian kebijakan yang disusun berdasarkan analisis situasi serta kegiatan-kegiatan pendampingan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. 

Hasil kajian kebijakan kemudian disajikan oleh para pakar yang dibagi menjadi di 6 pulau yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan Maluku, serta Bali dan Nusa Tenggara.

Seperti apa hasil kajian kebijakan yang diharapkan menjadi penentu strategi dan langkah program percepatan penurunan stunting di tahun berikutnya?

Saksikan SEMINAR NASIONAL HASIL KAJIAN KEBIJAKAN PROGRAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING PADA 6 PULAU INDONESIA 2022 pada :

📆 Kamis, 8 Desember 2022

⏰ 08.00 WIB

LIVE dari Youtube BKKBN Official dan Zoom Meeting

Fasilitas : e-sertifikat 

© all rights reserved
made with by Pustaka Media Online