Responsive Ad Slot

Slider

DASAR-DASAR LARAVEL (Bagian 2) : Cara Instalasi Laravel


Oleh : Unisfat Coding Club

Laravel adalah framework PHP populer yang dikenal dengan pendekatan MVC (Model-View-Controller) yang elegan dan fiturnya yang kaya. Mari kita bahas cara menginstall Laravel untuk memulai pengembangan aplikasi web Anda.

Prasyarat:

  • Server web: Anda memerlukan server web seperti Apache atau Nginx untuk menjalankan aplikasi Laravel Anda. Banyak penyedia hosting menawarkan paket dengan server web terintegrasi.
  • PHP: Pastikan Anda memiliki PHP versi 7.4 atau lebih tinggi terinstal di server Anda.
  • Composer: Composer adalah dependency manager untuk PHP dan dibutuhkan untuk menginstall Laravel beserta dependency-nya. Anda bisa download Composer dari https://getcomposer.org/download/.

Langkah-langkah Instalasi:

  1. Buat Folder Proyek: Buat folder baru di server Anda untuk proyek Laravel Anda. Anda bisa menggunakan nama apapun untuk folder ini.

  2. Gunakan Composer untuk Instalasi: Arahkan command line interface (CLI) Anda ke folder proyek yang baru dibuat. Kemudian gunakan Composer untuk menjalankan perintah instalasi Laravel:

Bash
composer create-project laravel/laravel project-name

Replace "project-name" dengan nama yang Anda inginkan untuk proyek Laravel Anda. Perintah ini akan mengunduh Laravel dan semua dependency-nya ke folder proyek Anda.

  1. Konfigurasi Server Web: Laravel menggunakan file .htaccess untuk routing URL. Anda perlu memastikan server web Anda diatur untuk menggunakan .htaccess atau Anda perlu mengkonfigurasi virtual host untuk menangani routing sesuai kebutuhan.

Petunjuk Konfigurasi Tambahan:

  • Hak Akses Folder: Pastikan folder storage dan bootstrap/cache memiliki hak akses write untuk user yang menjalankan proses web server Anda. Biasanya Anda perlu menggunakan perintah chmod di CLI untuk mengatur hak akses.
  • Konfigurasi Database: Laravel menggunakan database untuk menyimpan data aplikasi Anda. Sesuaikan konfigurasi database di file .env sesuai dengan database yang Anda gunakan.

Memulai Pengembangan:

  1. Akses Project: Setelah instalasi selesai, Anda bisa mengakses project Laravel Anda melalui browser. Biasanya bisa diakses melalui http://localhost:8000 (sesuaikan dengan port web server Anda).

  2. Artisan CLI: Laravel menyediakan Artisan, sebuah command line tool untuk berbagai aktivitas seperti generate code, manajemen database, dan menjalankan task lainnya.

0

Tidak ada komentar

Posting Komentar

both, mystorymag
© all rights reserved
made with by Pustaka Media Online